MOTOGP 2020 memang baru melakoni dua seri balapan, yakni Spanyol dan Andalusia. Namun, dari dua seri itu sudah dapat memperlihatkan persaingan yang sangat menarik dan membuat para pencinta MotoGP sangat menikmati jalannya balapan tersebut.
Terutama jika membahas persaingan antara rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dengan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha). Sebab kedua rider itu adalah dua pembalap yang saling bersaing dalam memperebutkan kemenangan di dua seri awal MotoGP 2020 tersebut.
Baca Juga: CEO Dorna Segera Umumkan Nasib Seri MotoGP di Luar Eropa
Walau memang di akhir-akhir balapan Quartararo selalu berhasil melaju dengan sangat cepat dan meninggalkan Vinales di belakang hingga akhirnya memenangkan dua seri balapan tersebut, namun tetap saja persaingan mereka tetap menarik. Terutama di awal balapan karena masih ada salip-menyalip.
Salah orang yang sangat menikmati persaingan antara Vinales dengan Quartararo itu adalah pengamat MotoGP, Carlo Pernat. Bahkan menurut Pernat, melihat Quartararo vs Vinales seperti mengingatkanya kembali kepada persaingan antara Valentino Rossi dengan Max Biaggi.
Pernat melihat sosok Rossi yang dulu ada di Quartararo, sementara sosok Biaggi seperti ada di diri Vinales. Kemiripan yang dilihat Pernat pun bukan berdasarkan gaya balapan Rossi atau pun Biaggi, melainkan mental yang dimiliki oleh dua legenda balap MotoGP tersebut.
Quartararo dikatakan mirip Rossi karena Pernat melihat El Diablo –julukan Quartararo– memiliki sifat yang terbuka dan selalu riang gembira, sama seperti sifat The Doctor. Sedangkan Vinales, Pernat melihatnya pembalap tersebut sangat tertutup.
“Persaingan antara Quartararo dan Vinales kurang lebih sama seperti pertarungan klasik antara Rossi dan Biaggi. Saya melihatnya Quartararo memiliki kesamaan dengan Rossi, sementara Vinales mirip dengan Biaggi,” ujar Pernat, dikutip dari GPOne, Jumat (31/7/2020).
“Akan tetapi, kemiripan itu bukan berdasarkan gaya berkendara mereka, melainkan lebih karena mirip dari sisi mental. Di mana salah satu dari mereka ada yang terbuka dan merasa senang selalu, dan di sisi lain ada yang tertutup. Mari kita lihat bagaimana persaingan mereka berjalan,” tambah Pernat.
Kini, Pernat hanya perlu bersabar selama seminggu lebih lagi untuk melihat persaingan antara Quartararo dan Vinales di atas lintasan balapan. Sebab seri ketiga MotoGP 2020 yang akan berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Ceko, baru akan dihelat pada Minggu 9 Agustus 2020.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)