Sebab, insiden tersebut terjadi kala Marquez tengah berada di urutan ketiga. Pembalap berusia 27 tahun itu hanya perlu mempertahankan agar posisinya tak tersalip oleh pembalap lainnya hingga menyentuh garis finis.
Akibat ambisinya yang terlalu besar, Marquez gagal merebut podium, menyelesaikan lomba, dan bahkan terancam absen dalam beberapa seri MotoGP 2020. Kini, Alex hanya bisa berharap proses penyembuhan cedera sang kakak bisa berlangsung cepat.
“Perasaan (Marc Marquez) tentu saja tidak baik. Dia (Marquez) sadar benar-benar telah melukai dirinya sendiri. Kami berharap waktu pemulihan sesingkat mungkin, tetapi sekarang kami tidak tahu,” ujar Alex, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Senin (20/7/2020).
"Apa yang membuatnya marah adalah dia sebenarnya sudah bisa memastikan podium. Dia ingin melewati Vinales dan membuat kesalahan kecil. Bagaimanapun kami tahu bagaimana insiden tersebut. Dia akan belajar dari apa yang telah terjadi dan kembali lebih kuat. Saya harap dia dapat segera kembali, ini adalah referensi bagi kami,” tukas juara Moto2 2019 itu.
(Ramdani Bur)