Lebih sial lagi, pada seri berikutnya di MotoGP Jerman, pembalap 24 tahun itu kembali mengalami kecelakaan. Diakui oleh Rins kalau hal itu tidak hanya melukai fisiknya, namun juga mental. Meski begitu, Rins perlahan mencoba bangkit, hingga akhirnya pada seri ke-12 di Inggris ia kembali meraih kemenangan.
“Itu tidak semuanya tentang sampanye dan perayaan. Setiap musim memiliki beberapa poin negatif juga. Untuk saya, itu adalah kecelakaan di Belanda dan Jerman, yang mana sulit untuk menerimanya,” ungkap Rins, menyadur dari laman resmi Suzuki, Jumat (17/7/2020).
“Kendati demikian, bersama-sama, saya dan tim saya menjaga kepala kami tetap tegak dan memandang ke depan, dan kami mengakhiri musim dengan cara yang bagus,” pungkas pembalap bernomor motor 42 itu.
(Ramdani Bur)