Tak seperti musim ini ketika dirinya membela tim pabrikan Honda. Meski balapan belum dimulai, sosok Alex sudah kerap kali dibanding-bandingkan dengan sang kakak, Marc Marquez, yang sudah tampil begitu gemilang di MotoGP.
“Seperti yang Anda tahu, kami tanpa pembalap saat itu. Hal yang terbaik yang bisa kami lakukan adalah mendapatkan Alex karena dia menjadi juara dunia. Itu adalah kesepakatan selama setahun,” ujar Puig, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Selasa (14/7/2020).
“Pada saat itu, kami tidak dapat berbuat lebih banyak karena kami tidak ingin menimbulkan masalah di LCR dan mungkin ingin mendapatkan Cal (Crutchlow). Sebab, LCR adalah tim yang sangat penting bagi kami dan kami tidak ingin mereka terlibat dalam masalah yang sedang berlangsung,” lanjutnya.
"Tetapi kenyataannya adalah situasi yang ideal bagi seorang pemula untuk mendapatkan pelatihan dalam tim satelit. Kami sangat tertarik dengan kemajuan Alex dan itulah sebabnya kami ingin dia dapat naik di LCR dengan motor pabrik, tetapi sedikit jauh dari tekanan besar yang dapat terjadi karena berada di tim Repsol Honda,” tukas Puig.
(Ramdani Bur)