SPIELBERG – Mantan pembalap, Ralf Schumacher, menyatakan Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas) tidak bersalah atas insiden benturannya dengan Alexander Albon (Red Bull Racing) di Formula One (F1) GP Austria 2020. Schumacher secara tegas menyatakan hukuman penalti lima detik untuk Hamilton salah sasaran.
F1 GP Austria 2020 berjalan dengan sengit dan penuh drama. Salah satu drama yang terjadi adalah benturan antara mobil Hamilton dan Albon pada lap ke-61. Benturan di antara kedua pembalap itu mengulang insiden serupa di F1 GP Brasil 2019.
Benturan itu berawal dari aksi Albon yang menyalip Hamilton dari sisi luar. Albon pun menempati posisi kedua dan berniat mengejar rekan setim Hamilton, Valltteri Bottas, yang memimpin balapan.
Sesaat setelah Albon melewati Hamilton, mobil kedua pembalap itu berbenturan. Albon pun kehilangan posisi kedua dan menjadi pembalap terakhir dalam balapan. Albon mampu melanjutkan balapan, tetapi tidak bisa bersaing memperebutkan kemenangan.
Pembalap yang memiliki darah Thailand itu akhirnya gagal mendapatkan poin F1 GP Austria 2020. Sementara itu, Hamilton terkena penalti lima detik, yang membuatnya kehilangan posisi kedua. Hamilton harus puas dengan posisi keempat pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu 5 Juli 2020 tersebut.
BACA JUGA: Schumacher Sebut Hamilton Terlalu Meremehkan Bottas
Schumacher menilai Hamilton tidak memiliki niat untuk membenturkan mobilnya ke Albon. Mantan pembalap F1 itu bahkan menyebut Hamilton tidak bersalah, karena dia berada di jalurnya sendiri. Schumacher lebih melihat insiden Hamilton dengan Albon sebagai benturan yang normal dalam balapan.
“Jika Anda berada di dalam, jalurnya adalah milik Anda. Bagi saya itu adalah manuver yang normal, hukumannya salah,” ucap Schumacher, menyadur dari Tutto Motori Web, Kamis (9/7/2020).
Hasil balapan perdana F1 2020 tidaklah sesuai dengan harapan Hamilton dan Albon. Kedua pembalap itu bisa membayar kegagalan mereka pada balapan kedua yang masih akan berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu 12 Juli 2020.
Albon harus tampil bagus untuk meraih poin perdananya pada musim ini. Sementara itu, Hamilton diyakini mengincar kemenangan perdananya di F1 GP Sytria 2020. Hamilton butuh kemenangan untuk melancarkan misinya menjuarai F1 2020.
Jika bisa menjadi juara F1 2020, Hamilton akan menyamai rekor Michael Schumacher, sebagai pembalap dengan gelar juara terbanyak sepanjang sejarah. Schumacher memiliki tujuh gelar juara, unggul satu dari Hamilton.
(Ramdani Bur)