DUNIA olahraga kini bukan hanya sekadar menjadi hobi dan gaya hidup. Bahkan beberapa diantara mereka menjadikan olahraga sebagai sarana pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan. Beberapa atlet pun tercatat memiliki penghasil tinggi berkat kesuksesannya sebagai atlet.
Tahun ini, Forbes kembali mengeluarkan daftar atlet berpenghasilan tertinggi. Namun, mereka juga mencatat beberapa penghasilan atlet mengalami penurunan akibat adanya pandemi Covid-19. Beberapa event yang tertunda atau batal akibat virus Corona membuat atlet tak mendapatkan penghasilan seperti biasa.
Begitu juga dengan para petenis yang terbiasa aktif melintasi berbagai negara untuk mengikuti turnamen. Namun begitu, beberapa atlet tenis mampu menempatkan diri di posisi teratas dalam daftar penghasilan atlet tertinggi di dunia versi Forbes.
Berikut daftar lima petenis dunia dengan penghasilan tertinggi.
5. Serena Williams (Rp524,2 miliar)
Williams tercatat menempati urutan kelima dengan penghasilan total USD36 juta atau sekira Rp524,2 miliar. Raihan tersebut terdiri dari USD32 juta dari endorsements dan pendapat USD4 juta dari pekerjaannya sebagai atlet.
Petenis berpaspor Amerika Serikat itu memiliki lebih dari selusin mitra perusahaan. Ia pun telah berinvestasi di lebih dari 30 startup selama enam tahun terakhir melalui Serena Ventures. Selain itu, ia juga memiliki clothing line yang didanai sendiri serta saham di Miami Dolphins dan UFC.
4. Naomi Osaka (Rp544,6 miliar)
Osaka menempati urutan keempat diantara para petenis dunia dalam berpenghasilan tertinggi. Sebagai atlet muda, Osaka berhasil mendobrak para petenis senior atau mereka telah lama menjadi bintang tenis dunia.
Petenis berpaspor Jepang itu berhasil mengumpulkan penghasilan senilai USD37,4 juta atau sekira Rp544,6 miliar. Pencapaian tersebut terdiri dari endorsements USD34 juta ditambah pendapatannya sebagai atlet senilai USD3,4 juta.
Pencapaian ini membuat dirinya menjadi petenis bahkan seluruh atlet wanita dengan penghasilan tertinggi di dunia. Ia berhasil mengalahkan Serena Williams yang dalam empat tahun berturut-turut meraih gelar tersebut. Ia mendapatkan lebih dari USD30 juta berkat kesepakatan dengan Nike, Nissan, MasterCard, dan selusin mitra lainnya.
3. Rafael Nadal (Rp582,5 miliar)
Nadal mencatatkan diri pada urutan ketiga sebagai atlet berpenghasilan tertinggi. Ia memiliki penghasilan sebesar USD40 juta atau setara Rp582,5 miliar. Pendapat tertingginya didapat dari endorsements senilai USD26 juta ditambah pendapatan sebagai atlet sebesar USD14 juta.
Petenis berpaspor Spanyol itu dikenal sebagai petenis tangguh dan tampil dominan di lapangan tanah liat. Sejak berkarier pada 2001, Nadal tercatat telah mengumpulkan USD121 juta atau sekira Rp1,7 triliun.
2. Novak Djokovic (Rp649,5 miliar)
Djokovic menempati urutan kedua dengan penghasilan total USD44,6 juta atau setara 649,5 miliar. Raihan terbesar Djokovic datang dari endorsements senilai USD32 juta, sedangkan pendapatannya sebagai atlet senilai USD12,6 juta.
Pada tahun ini, petenis berpaspor Serbia itu berhasil menambahkan kerja sama endorsements dengan Peguoet. Tetapi, pendapatan tertinggi yang didapat Djokovic dari endorsement diperoleh dari kerja samanya dengan Lacoste.
1. Roger Federer (Rp1,5 triliun)
Federer menempati posisi teratas daftar penghasilan tertinggi. Bahkan bukan hanya diantara para petenis, tetapi ia juga untuk pertama kalinya menduduki daftar teratas di antara seluruh atlet di dunia.
Petenis berpaspor Swiss tersebut mencatatkan diri di posisi pertama dengan raihan USD106,3 juta atau sekira Rp1,5 triliun. Penghasilan tersebut terdiri dari endorsements senilai USD100 juta dan pendapatan sebagai atlet seharga USD6,3 juta.
Pencapaian tersebut membuat Federer melebihi raihan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang sering bertengger di posisi pertama dalam tiga tahun terakhir. Penghasilan tertinggi yang didapat Federer memang datang dari endorsements berkat kerja sama dengan Uniqlo, Credit Suisse, Mercedes-Benz erta 10 mitra lainnya.
(Ramdani Bur)