“Masalah dalam negosiasi antara Vale dan Petronas bukanlah mengenai uang atau motor, melainkan soal berapa banyak anggota kru Vale yang diperbolehkan ikut pindah,” ucap Pernat, seperti dirangkum dari GPOne, Sabtu (30/5/2020).
“Petronas hanya memberinya dua tempat, yang bisa jadi kepala krunya, David Munoz, dan teknisi datanya, Matteo Flamigni. Tapi Vale ingin lebih. Ia ingin beberapa orang yang sudah bersamanya sejak kembali ke Yamaha (dari Ducati) juga ikut,” sambungnya.
“Ini merupakan permasalahan yang seharusnya bisa dibicarakan baik-baik, karena Fabio (Quartararo) pasti juga ingin membawa seluruh krunya ke tim pabrikan. Jadi Petronas harus ambil keputusan penting mengenai hal ini,” tutup pria asal Italia tersebut.
(Ramdani Bur)