LAS VEGAS – Conor McGregor dan Ronda Rousey memiliki nama besar karena segudang prestasi di UFC. Perbedaan di antara keduanya adalah McGregor masih aktif, sedangkan Rousey sudah pensiun pada 2018 silam.
McGregor dan Rousey memiliki hubungan yang cukup baik. Akan tetapi, para penggemar memiliki impian gila untuk melihat partarungan keduanya dalam oktagon. Meski impian gila itu tidak terwujud, tetapi ada momen yang bisa menggambarkan bagaimana panasnya pertarungan tersebut jika terjadi.
Dalam acara Bud Light Team Challenge pada 2016 silam, McGregor dan Rousey jadi bintang tamu. McGregor membela tim putih sedangkan Rousey di tim biru. Keduanya diperkenalkan dengan apik seperti akan bertarung di acara tersebut.
BACA JUGA: Presiden UFC Bakal Senang jika McGregor vs Khabib Jadi Rematch
McGregor dan Rousey masing-masing berjalan dari ujung yang berlawanan arah kemudian bertemu di tengah arena. Kedua petarung hebat itu saling bertatapan mata dengan tajam seakan hendak bertarung. Momen panas itu diakhiri dengan senyuman Rousey dan McGregor. Kedua petarung hebat itu kemudian saling berpelukan.
McGregor saat itu berkelakar dengan menyebut Rousey memilik otot punggung terkuat yang pernah diliatnya. McGregor yakin Rousey bisa membantingnya dengan kepala lebih dulu menyentuh lantai dalam hitungan detik. McGregor dengan nada bercanda menyatakan enggan bertarung melawan Rousey. Meski begitu, McGregor mengaku punya cara untuk mengalahkan Rousey juga.
“Saya bersumpah demi hidup saya, otot-otot punggungnya (Rousey) adalah otot-otot punggung paling kuat yang pernah saya lihat dalam hidup saya. Saya pikir jika wanita ini ingin memegang saya, dia akan melemparkan saya dengan kepala saya lebih dulu dalam hitungan detik,” ujar McGregor, menyadur dari Sportbible, Minggu (3/5/2020).
"Jadi, saya tidak ingin terlibat dalam pertarungan membanting dengan Ronda. Tapi jangan salah, saya punya cara untuk memenangkan pertarungan itu juga,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)