NOALE – Direktur Teknis Aprilia Gresini, Romano Albesiano, tidak heran Pramac Ducati ingin memulangkan Andrea Iannone. Sebab, pembalap berjuluk The Maniac Joe itu memang bakal disenangi oleh tim mana pun.
Masa depan Andrea Iannone sendiri tengah gawat gara-gara hukuman larangan membalap selama 18 bulan. Hukuman itu dijatuhkan usai pembalap asal Italia tersebut dinyatakan doping. Situasi kian runyam karena kontraknya akan berakhir pada penghujung Kejuaraan Dunia MotoGP 2020.
Baca juga: Iannone: Mengeluh Tidak Mengubah Banyak Hal
Andrea Iannone baru akan bebas hukuman pada 16 Juni 2021. Namun, ia masih bisa mengajukan banding karena doping tidak sengaja dilakukan. Belum juga banding diajukan dan nasibnya diketahui dengan jelas, Pramac Ducati sudah ingin mengangkutnya lagi jika bebas kontrak.
Salah satu faktor untuk memulangkan Andrea Iannone adalah hubungan baiknya dengan petinggi-petinggi Tim Pramac Ducati. Romano Albesiano mengatakan, semua tim pasti akan menyukai pembalap pekerja keras seperti lelaki berusia 29 tahun itu.
“Tahun pertamanya bersama kami memang tidak sebagus yang diharapkan. Akan tetapi, itu sudah cukup untuk menunjukkan potensinya yang hebat. Iannone sangat kuat di tikungan. Gaya balapnya lebih bergantung pada perangkat elektronik,” tutur Romano Albesiano, mengutip dari Speedweek, Minggu (26/4/2020).
“Saya yakin setiap manajer tim akan menyukai Andrea sebagai pembalapnya. Saya tidak tahu apakah tim lain benar-benar mempertimbangkan hal itu, tetapi saya berharap dia bertahan. Saya tahu dia tidak akan berubah pikiran,” pungkas lelaki berkebangsaan Italia tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)