“Secara pribadi, saya menolak vaksinasi dan tidak mau dipaksa oleh siapapun untuk divaksinasi demi bisa bebas bepergian. Akan tetapi, jika itu menjadi kewajiban, apa yang akan terjadi? Saya harus membuat keputusan,” tutur Novak Djokovic, melansir dari Russia Today, Selasa (21/4/2020).
“Saya punya pemikiran sendiri soal itu. Apakah pemikiran itu akan berubah pada titik tertentu, saya tidak tahu. Jika musim tenis akan dilanjutkan kembali pada Juli, Agustus, atau September, meski sulit, saya paham vaksin akan menjadi sebuah keharusan setelah kita menjalani karantina yang ketat,” tutup petenis yang akrab disapa Nole itu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)