BORMES LES MIMOSAS – Manajer Tim KTM Tech3, Herve Poncharal, pesimis 19 balapan bisa digelar di MotoGP 2020. Sebab, waktu pasti untuik menggelr balapan perdana pada musim ini pun masih belum bisa diketahui.
Gelaran MotoGP 2020 sejatinya terisi oleh 20 balapan. Tetapi, balapan seri perdana yang seharusnya digelar di Qatar harus dibatalkan. Hal itu terjadi akibat merebaknya wabah virus corona di berbagai negara.
Dengan dibatalkannya GP Qatar, gelaran MotoGP 2020 pun tinggal menyisakan 19 balapan lagi. Tetapi, Poncharal pesimis seluruh seri yang tersisa bisa digelar pada musim ini. Sebab, waktu yang tersedia saat ini tidaklah banyak setelah sejumlah balapan dipastikan tertunda.
BACA JUGA: Kontrak Hampir Habis, Petrucci Akui Belum Ada Pembicaraan dengan Ducati
Selain MotoGP Qatar 2020, tiga seri setelahnya juga dipastikan tidak bisa berjalan sesuai jadwal. MotoGP Thailand, Amerika Serikat, dan Argentina harus ditunda sebagai imbas merebaknya virus corona.
Promotor MotoGP, Dorna Sports, sendiri telah memplot GP Spanyol menjadi balapan seri perdana musim ini. Tetapi, banyak pihak balapan di seri tersebut bisa digelar sesuai jadwal, yakni pada 3 Mei 2020.
“Jika Anda meminta pendapat pribadi saya, saat ini masih ada 19 Grand Prix yang bisa dilakukan. Bagi saya, bagaimanapun, tampaknya mustahil kami akan memiliki kesempatan untuk benar-benar melakukan hal tersebut. Tetapi, saya menekankan bahwa ini hanya pandangan pribadi saya tentang hal tersebut,” ujar Poncharal, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Jumat (20/3/2020).
“Bos Dorna, Carmelo, menangani kalender tanpa henti. Tapi, kami sudah kehilangan balapan MotoGP di Qatar, ditambah Buriram, Austin, dan Termas. Mereka telah ditunda, tetapi belum diselesaikan,” tukasnya.
(Ramdani Bur)