Kejuaraan Dunia F1 sejatinya dilangsungkan dengan berpindah dari satu negara ke negara lain dalam menyelenggarakan balapan. Hal itulah yang membuat potensi penyebaran Virus Korona kian meluas. Apalagi, orang-orang yang terlibat juga akan berada di kerumunan besar.
“Formula 1 adalah sirkus keliling yang besar, kami bepergian bersama, kami berbagi hotel, sewa mobil, restoran, bar. Potensi virus seperti Virus Korona menyebar berdasarkan ini sangat besar. Dan situasi dengan cepat menjadi lebih buruk secara dramatis, terutama di Eropa, di mana semua tim balap berada di rumah. Tak seorang pun akan mengira itu,” jelas Hakkinen.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)