“Menurut saya, Marquez seperti dilimpahi emas oleh sebuah perusahaan yang mengembangkan motor buatnya tanpa berpikir soal pembalap lain. Jadi, menurut saya, Honda sudah menggunakan kekuatan besarnya dari sisi ekonomis dan teknis untuk menahan Marquez,” pungkasnya.
Sebagai satu dari tiga pabrikan terbesar, Ducati memang masih menggantung keputusan soal duet pembalapnya musim depan. Danilo Petrucci dan Andrea Dovizioso sama-sama akan habis kontrak pada akhir musim MotoGP 2020 sehingga hanya tinggal Ducati saja yang belum resmi memiliki pembalap.
(Fetra Hariandja)