“Kami akan pergi ke Qatar dengan rasa aman karena mereka menjamin keamanan kami. Namun, sebelum kami pergi ke Thailand, kami harus menanyakan dulu kepada pemerintah setempat soal informasi tersebut dan kami masih menunggu jawaban,” tutur Carmelo Ezpeleta, dikutip dari Corse di Moto, Minggu (16/2/2020).
“Jika kami mendapat respons negatif, maka ada kemungkinan dilakukan penjadwalan ulang. Sebab, keselamatan para pembalap adalah prioritas utama,” sambung pria berkebangsaan Spanyol tersebut.
MotoGP Thailand sendiri biasanya digelar pada Oktober atau penghujung musim pada 2018 dan 2019. Pemindahan jadwal lantas diberlakukan untuk edisi 2020 karena pertimbangan cuaca panas pada Oktober. Patut dinanti menunggu nasib balapan di Negeri Gajah Putih mengingat Thailand salah satu lomba dengan jumlah penonton terbanyak.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)