Menurut Jarvis, penampilan apik tersebutlah yang akhirnya membuat Yamaha memutuskan untuk menduetkan kedua pembalap di MotoGP 2021. Dengan Quartararo, Yamaha bertekad membawa sang pembalap menunjukkan kinerja yang jauh lebih fantastis. Sementara dengan Vinales, penampilan yang memuaskan sejak 2017 membuat Yamaha ingin terus melanjutkan kerja sama.
“Semua orang melihat hasil yang dia (Quartararo) miliki tahun lalu sebagai rookie, itu spektakuler. Dia mendapat perhatian dari semua orang, itu kejutan yang menyenangkan bagi kami dan mungkin juga untuk dirinya sendiri. Dia memiliki bakat luar biasa, hampir mudah untuk bertaruh kepadanya,” ujar Jarvis, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Senin (10/2/2020).
"Sejak 2017, hasil (Vinales) sedikit mengikuti kinerja motor. Pada akhir musim, dia kembali percaya diri dengan motornya. Dia memiliki perasaan baik dengan tim. Ketika dia mendengar niat Yamaha untuk mempertahankannya, dia memutuskan bahwa ini juga akan menjadi tempatnya untuk masa depan. Dia perlu memiliki kepercayaan diri untuk terus bekerja bersama,” tukasnya.
(Ramdani Bur)