Seperti kedua tim bakal berusaha memenangi tiga kuarter awal dengan durasi 12 menit dan disetiap awal kuarternya skor dimulai dengan skor 0-0. Setelah tiga kuarter itu selesai, di kuarter keempat semua poin yang sudah dimiliki kedua tim bakal diakumulatifkan.
Misalkan poinnya adalah 100-95, maka perolehan poin tertinggi akan ditambah 24, maka 124 poin tersebut menjadi acuan siapa yang bakal memenangi kuarter keempat tersebut. Untuk yang unggul jelas sedikit diuntungkan karena hanya perlu mencari 24 poin lagi, sementara yang kalah harus mengejar perolehan poin yang sudah menjadi acuan tersebut.
(Ramdani Bur)