MONACO – Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, bertekad untuk mengerahkan semua kemampuan terbaiknya pada MotoGP 2020. Sebab, bisa saja musim depan merupakan tahun terakhir pria berkebangsaan Inggris itu di ajang balap roda dua paling bergengsi itu.
Rumor soal pensiunnya Cal Crutchlow dari MotoGP mulai merebak berkat pernyataan sang pembalap sendiri beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, tubuhnya sudah mulai sering merasakan sakit akibat pertambahan usia sehingga MotoGP 2020 bisa saja menjadi musim terakhirnya.
Baca juga: Crutchlow Akui Sempat Ingin Menyerah di MotoGP
Cal Cruthclow memang salah satu pembalap tertua di MotoGP dengan usia 34 tahun. Namun, penunggang motor bernomor 35 itu tidak mau persoalan masa depannya mengganggu perjalanan sepanjang musim 2020. Karena itu, ia bertekad menjadi MotoGP 2020 sebagai musim terbaiknya.
“Tentu saja saya akan berhenti pada satu titik tertentu. Akan tetapi, saya tidak akan keluar ke lintasan dengan memikirkan soal pensiun. Itu bukan gaya saya. Bahkan, saya sering bertanya bagaimana membuat 2020 sebagai tahun terbaik saya di MotoGP? Saya tidak mau membalap dengan pelan di musim terakhir,” ujar Cal Crutchlow, dinukil dari Paddock GP, Sabtu (18/1/2020).
“Saya yakin dapat melanjutkan hingga 3-4 tahun jika memang ingin. Akan tetapi, saya tidak mau lebih banyak berkutat di posisi belakang selama dua tahun hanya untuk mengambil gaji,” sambung eks pembalap Ducati tersebut.
Setengah bercanda, Cal Crutchlow mengklaim tidak ada yang peduli padanya di paddock MotoGP. Dengan begitu, ia bisa pensiun dengan diam-diam ketika waktunya tepat. Pun begitu, Crutchlow adalah satu-satunya pembalap yang bicara soal pensiun lebih cepat bahkan ketika musim belum dimulai.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)