“Akan tetapi, ketika kami melakukannya, kami menjadi juara selama tiga tahun berturut-turut. Memiliki dua pembalap yang kompetitif mengangkat tim, karena mereka saling mendorong. Kita hanya harus berharap bahwa mereka tidak menjadi merusak diri sendiri," tukas Jarvis.
Perlu diketahui, Yamaha sebenarnya tidak berniat menyatukan Lorenzo dan Rossi sebagai rekan satu tim. Mereka pada awalnya menyiapkan Lorenzo sebagai pengganti Rossi pada 2006, karena menduga The Doctor bakal pensiun. Akan tetapi, Rossi memilih melanjutkan karier di MotoGP dan Lorenzo baru direkrut Yamaha dua tahun kemudian, yakni pada 2008.
(Fetra Hariandja)