Keputusan ini tentu saja disambut gembira oleh Zarco. Apalagi, saat itu, rumor kepergian Jorge Lorenzo dari tim utama Honda santer terdengar. Dengan tampil apik bersama LCR, ia merasa peluang untuk melakoni balapan di musim depan bakal terbuka lebar. Sayangnya, Zarco gagal menyuguhkan penampilan yang apik. Ia pun kini akhirnya bergabung dengan tim satelit Ducati.
“Ketika saya memutuskan untuk meninggalkan proyek KTM pada awal Agustus, saya tidak punya rencana B. Kemudian mereka membebaskan saya demi Kallio. Pada akhirnya, itu menjadi kejahatan yang berubah menjadi lebih baik karena saya mendapat kesempatan untuk mengendarai Honda," ujar Zarco, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Kamis (12/12/2019).
"Saya bisa melihat Jorge (Lorenzo) tidak bekerja dengan baik lagi dan meskipun saya tidak tahu seperti apa masa depannya nanti, saya memainkan kartu itu. Tentu saja, ketika dia mengadakan konferensi pers untuk mengatakan akan mengakhiri kariernya, saya pikir itu tepat untuk saya terlihat bagus. Tetapi pada akhir pekan, angin berubah dan banyak hal yang terbalik. Itu adalah Minggu yang aneh karena saya sudah tahu hampir tidak memiliki peluang,” tukasnya.
(Djanti Virantika)