MARANELLO – Prinsipal Tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, menyebut kemenangan Charles Leclerc di Formula One (F1) GP Italia 2019 sebagai momen terbaik musim ini. Sebab, kemenangan pada balapan kandang itu menjadi puncak dari kebangkitan The Prancing Horse di paruh kedua musim.
F1 2019 memang tidak berjalan baik buat Scuderia Ferrari. Tim tersukses di ajang balap jet darat tersebut hanya mampu meraih tiga kemenangan hingga menjelang seri terakhir di GP Abu Dhabi akhir pekan ini. Itu merupakan penurunan dibandingkan musim lalu yang mampu menyabet enam kemenangan.
Baca juga: Bos Ferrari Diminta Bicara dengan Vettel dan Leclerc
Jebloknya penampilan Scuderia Ferrari pada paruh pertama musim hingga F1 GP Hungaria 2019 dituding menjadi penyebab. Mattia Binotto pun menyebut paruh pertama itu sebagai momen terburuk bagi tim yang baru dipimpinnya musim ini.
“Tentu saja ada momen naik turun buat kami. Paruh pertama musim tidak berjalan seperti yang kami inginkan. Akan tetapi, tentu saja saya sungguh senang melihat cara kami bersatu, bekerja sama, dan bertarung,” papar Mattia Binotto, dilansir dari Crash, Kamis (28/11/2019).
“Yang patut dicatat adalah reaksi kami setelah jeda musim panas. Kami meraih tiga kemenangan beruntun dan enam pole position beruntun, begitu juga kemenangan di Monza, hanya beberapa hari setelah merayakan 90 tahun berdirinya Scuderia Ferrari di Milan,” sambung pria kelahiran Swiss itu.
Dari tiga kemenangan itu, satu diraih oleh Sebastian Vettel dan dua oleh Charles Leclerc. Kemenangan Scuderia Ferrari bisa bertambah menjadi empat andai mereka berjaya di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, pada akhir pekan ini.
(Fetra Hariandja)