VALENCIA – Gelar sebagai pendatang baru terbaik atau Rookie of The Year MotoGP 2019 berhasil disabet Fabio Quartararo. Pembalap berjuluk El Diablo itu puas karena gelar tersebut bakal membungkam kritik yang dialamatkan orang-orang kepadanya ketika memutuskan menerima pinangan Tim Petronas Yamaha SRT.
Selain bergelar sebagai pendatang baru terbaik, Fabio Quartararo turut menyandang titel pembalap tim independen (non-pabrikan) terbaik pada MotoGP 2019. Pria berkebangsaan Prancis itu mengungguli sejumlah nama yang sudah cukup mapan seperti Jack Miller dan Cal Crutchlow.
Baca juga: Meregalli: Yamaha Harus Berterima Kasih kepada Quartararo
Fabio Quartararo menuturkan, dua gelar tersebut merupakan sebuah pembuktian dari omongan miring orang-orang setahun lalu. Sebab, pria berusia 20 tahun itu dinilai terlalu dini untuk merasakan ganasnya persaingan di kelas premier.
“Banyak orang bilang saya tidak pantas mendapatkan kursi di MotoGP pada 2018 dan belum siap karena masih terlalu dini. Sepertinya, tahun ini saya berhasil membuktikan sudah siap dengan tujuh kali naik podium dan enam pole position,” tutur Fabio Quartararo, dikutip dari Crash, Selasa (19/11/2019).
“Kami sangat bahagia karena berhasil menyabet gelar sebagai tim dan pembalap independen terbaik. Jadi, saya sungguh bahagia dengan pencapaian ini dan tim bisa berbangga hati,” sambung pembalap kelahiran Nice tersebut.
Pencapaian Fabio Quartararo tersebut memang di luar banyak prediksi pecinta MotoGP. Meski gagal menorehkan satu kemenangan pun, pembalap bernomor motor 20 kerap tampil merepotkan dan terlibat pertarungan keras dengan Marc Marquez, sang juara dunia MotoGP 2019.
(Fetra Hariandja)