BOLOGNA – Penurunan prestasi dialami Tim Mission Winnow Ducati pada MotoGP 2019. Tim asal Bologna, Italia, itu hanya sanggup meraih tiga kemenangan pada MotoGP 2019. Capaian tersebut dinilai kurang apik jika dibandingkan rekor pada tiga musim terakhir.
Pada MotoGP 2017, Ducati mampu meraih enam kemenangan, sementara musim lalu, tujuh kali berjaya. Tak pelak, hasil negatif tersebut dianggap sebagai sebuah krisis oleh pihak lain, tetapi tidak demikian halnya dengan Paolo Ciabatti.
Baca juga: Meski Ada Tawaran dari Ducati, Marquez Punya Alasan Ingin Bertahan di Honda
Direktur Olahraga Ducati Corse tersebut menepis anggapan timnya mengalami krisis. Menurutnya, Marc Marquez bersama Repsol Honda memang terlalu dominan musim ini. Akan tetapi, tidak ada pembalap yang bisa menyumbang hasil konsisten buat timnya, sehingga Ducati Corse tetap menjadi salah satu yang terbaik.
“Kami memang lebih sedikit menang balapan musim ini, dan itu adalah fakta. Mari jangan lupakan Marquez menjalani musim yang luar biasa. (Maverick) Vinales dan (Alex) Rins tidak selalu bisa mengimbangi dan tim mereka secara keseluruhan ada di bawah kami di klasemen,” papar Paolo Ciabatti, dilansir dari Motorsport Total, Senin (11/11/2019).
“Andrea (Dovizioso) berhasil mengunci posisi dua di klasemen pembalap untuk kami dan itu tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Tanpa mengurangi rasa hormat, pabrikan lain kecuali Honda ada di belakang kami selama dua tahun terakhir,” sambung pria berkebangsaan Italia itu.
Paolo Ciabatti tentu tidak asal bicara. Pada kategori tim, mereka punya kans besar finis sebagai kampiun karena unggul dua angka dari Repsol Honda. Sedangkan pada kategori konstruktor, Ducati Corse menghuni peringkat dua dengan 302 poin, atau berselisih satu angka dari peringkat tiga, Yamaha.
(Fetra Hariandja)