Pada gim kedua, Chen Long dan Jonatan masih menampilkan permainan ketat. Sempat tertinggal 7-9, Jonatan mampu mendulang poin beruntun dan menydahi interval pertama dengan skor 11-9. Ia berhasil memanfaatkan pukulan-pukulan Chen Long yang tidak maksimal.
Kendati begitu, pada interval berikutnya Jonatan justru mengalami antiklimaks. Jonatan nampak tidak bisa bermain lepas. Mungkin ini faktor karena Chen Long selalu memberinya tekanan dengan smash-smash kencang. Jonatan kehilangan poin beruntun tanpa bisa memberikan banyak perlawanan dan kalah 12-21.
(Fetra Hariandja)