AALST – Pembalap Tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo, sampai saat ini masih saja kesulitan beradaptasi dengan motor RC213V buatan Jepang tersebut. Padahal gelaran MotoGP musim 2019 tinggal menyisakan beberapa balapan lagi, namun nyatanya Lorenzo masih belum juga terbiasa dengan motor Honda.
Selain karena cedera yang menerpa Lorenzo semenjak awal MotoGP 2019, faktor sulitnya memahami kinerja RC213V diakui rekan setim Marc Marquez itu sebagai alasan utama dirinya kesulitan sampai saat ini. Ia merasa motor RC213V dibuat memang khusus untuk Marquez dan karena itu pula yang menjadikan pembalap lain kesulitan untuk bisa beradaptasi.
Baca Juga: Raih Hasil Jomplang dengan Marquez, Ini Dalih Lorenzo
“Pendapat Marquez merupakan acuan utama dalam pengembangan motor (Honda). Karena dia merupakan pembalap Honda tercepat saat ini,” ucap Lorenzo, mengutip dari GPOne, Rabu (25/9/2019).
Lorenzo juga sadar mengubah tradisi Honda yang menciptakan motor terbaik untuk Marquez bakal sulit diubah. Apalagi selama The Baby Alien –julukan Marquez– masih jadi yang terbaik di ajang balapan MotoGP, maka Honda akan selalu menjadikan Marquez tumpuan utama dalam pengembangan motor asal Jepang tersebut.
Akan tetapi, besar harapan Lorenzo Honda mau memikirkan dirinya. Ia mau Honda tak hanya mendengarkan saran dari Marquez saja. Setidaknya, Lorenzo berharap Honda mampu memberikan motor yang membuat dirinya di beberapa area. Ia yakin hal itu masih sanggup dilakukan tim sekelas Honda.
“Saya tahu saya masih harus beradaptasi, namun saya juga yakin Honda merupakan pabrikan hebat yang dapat memuaskan kami berdua. Tak perlu di semua area, tapi cukup beberapa area," tukasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)