“Energi yang selalu dia perlihatkan sangatlah luar biasa. Dapat bermain dan bertanding melawannya di final grand slam pertama saya... tentu akan menjadi sesuatu hal yang luar biasa untuk dapat dijalani,” tutupnya.
Medvedev sendiri bukanlah yang diunggulkan di final AS Terbuka 2019 tersebut. Sebab secara di atas kertas Nadal jelas lebih baik ketimbang petenis berusia 23 tahun tersebut. Apalagi pada pertemuan pertama mereka pada 2018 silam Nadal jugalah yang keluar sebagai pemenang.
Akan tetapi, apa pun bisa terjadi di atas lapangan tenis. AS Terbuka edisi musim ini juga sering memberikan kejutan, di mana yang tidak unggulan justru berhasil menyingkirkan si unggulan tersebut.
Seperti halnya di final tunggal putri AS Terbuka 2019, di mana Bianca Andreescu sukses menjadi juaranya. Padahal lawan Andreescu di final pada Minggu 8 September 2019 itu sangat sulit, yakni Serena Williams, yang menjadi unggulan kedelapan di turnamen tersebut. Akan tetapi, pada akhirnya Andreescu yang berada di unggulan ke-15 yang justru menang. Jadi apa pun bisa terjadi di atas lapangan tenis.
(Rivan Nasri Rachman)