FAENZA – Team principal Scuderia Toro Rosso, Franz Tost, mengaku terkesan dengan perkembangan yang dialami oleh Daniil Kvyat sebagai pembalap Formula One (F1). Tost tak menampik dengan kemampuannya saat ini, Kvyat layak kembali diberikan kepercayaan membela Tim Red Bull Racing.
Sebagaimana diketahui, Kvyat memang sempat dipercaya membela Tim Red Bull atau tepatnya pada kejuaraan dunia F1 musim 2015. Akan tetapi serangkaian kesalahan yang dibuat Kvyat membuat posisinya di Tim Red Bull tergantikan oleh Max Verstappen pada F1 2017.
Kvyat harus menerima kenyataan ‘turun pangkat’ dengan menjadi pembalap Tim Toro Rosso. Meski begitu keputusan manajemen Tim Red Bull nampaknya tak membuat Kvyat kehilangan kepercayaan dirinya.
Baca Juga: Honda Disebut Masih Terlalu Lambat di Lintasan Lurus
Bahkan pada F1 musim ini, performa Kvyat sendiri bisa dikatakan cukup menjanjikan. Ia juga berhasil menyabet podium ketiga kala mengaspal di F1 2019 Grand Prix (GP) Jerman pada akhir pekan kemarin. Performa impresif Kvyat itulah yang membuat Tost percaya bahwa pembalapnya layak dapat kepercayaan kembali membela Tim Red Bull.
“Ya, karena sekarang jarak waktunya sudah lama, dan dia (Kvytat) sekarang jauh lebih berpengalaman. Dia tahu apa yang harus dia lakukan, cara mengatasi segalanya, dia telah membuat kemajuan,” ucap Tost, seperti disadur dari Motorsport, Kamis (1/8/2019).
“Itulah alasan mengapa saya selalu bilang bahwa saya memerlukan tiga tahun untuk membina pembalap sebelum dianggap siap ke Red Bull. Red Bull adalah tim yang bersaing memperebutkan kemenangan, memperebutkan gelar,” sambungnya.
“Untuk itu, dia harus siap menghadapi tekanan, karena dia akan bekerja di level yang berbeda. Tidak bisa dibandingkan dengan Toro Rosso. Dia sudah menjadi pembalap yang berbeda sejak dia terakhir kali memperkuat Red Bull, waktu itu dia masih muda.”
Baca Juga: Tabrak Kvyat, Ricciardo Kena Penalti Mundur Enam Grid di F1 GP Spanyol 2019
“Sejak 2016, dia belajar banyak. Tahun lalu dia juga belajar dengan simulator Ferrari. Tahun ini, setelah 11 balapan, dia juga belajar banyak di sini. Daniil punya bakat alami dan bisa tampil sangat kencang. Kami tahu itu sejak dia masih di Formula Renault, kemudian GP3, dan tahun pertama kami di F1,” tutupnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)