“Tentu saja hal-hal banyak yang tidak berjalan seperti yang diharapkan (seperti cedera yang menimpa Lorenzo). Kehadirannya di Honda mengartikan bakal ada tekanan tambahan untuk rekan setimnya, karena dia adalah sosok pembalap yang hebat,” ujar Marquez, seperti yang diwartakan Tuttomotoriweb, Minggu (28/7/2019).
“Tetapi untuk tim ini, kami sangat ingin dia (Lorenzo) untuk segera pulih dan menyumbangkan poin (untuk Honda) di kejuaraan konstruktor dan tim,” tambah rider asal Spanyol itu.
Apa yang dikatakan Marquez pun memang benar adanya. Ia membutuhkan poin dari Lorenzo untuk membuat Repsol Honda meraih gelar tim terbaik di pengujung musim 2019. Di awal musim ini saja Repsol Honda sudah berada di urutan kedua dengan raihan 210 poin. Mereka kalah dari Mission Winnow Ducati yang sudah mengoleksi 248 poin lantaran kedua pembalapnya, yakni Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci bisa sama-sama menyumbangkan poin yang cukup besar.
Akan tetapi, untuk klasemen sementara pembalap MotoGP serta tim kontruktor saat ini masih dikuasai oleh Honda. Marquez berada di puncak klasemen dengan total 185 poin, sementara Honda berada di atas klasemen konstruktor dengan 191 poin.
(Rivan Nasri Rachman)