“Final di mana saya kalah di masa lalu membantu saya untuk menjadi berbeda ketika saya menghadapi momen ini (di Wimbledon). Tidak pernah mudah untuk menghadapi final grand slam. Anda dapat diintimidasi saat ini. Anda bisa menjadi gugup, sangat gugup," jelas Halep, menyadur dari IOL, Minggu (14/7/2019).
"Saya termotivasi setelah saya memenangkan yang pertama di Perancis Open (2018) sehingga ada kesempatan lain untuk satu lagi. Itulah sebabnya saya bisa memenangkan turnamen ini sekarang pada saat ini. Setelah Anda memenangkan satu, Anda akan membuatnya sedikit lebih mudah," pungkas petenis 27 tahun itu.
(Fetra Hariandja)