LONDON – Petenis Rumania, Simona Halep, tengah dirundung rasa bahagia lantaran berhasil menjuarai turnamen Wimbledon 2019. Menanggapi kesuksesannya tersebut, Halep menerangkan bahwa kemenangan di masa lalu memiliki faktor penting atas keberhasilannya sekarang.
Sepanjang karier profesionalnya sebagai petenis, Halep sejatinya telah memainkan lima partai final grand slam. Kendati begitu, harus disayangkan karena pada tiga partai final pertama, yakni Prancis Open 2014 dan 2017, serta Australia Open 2018, Halep selalu mengalami kekalahan.
Baca juga: Halep Tampil Perkasa di Final Wimbledon, Serena: Saya Tak Terkejut
Diakui oleh Halep bahwa bukan perkara mudah berlaga di partai final grand slam. Menurutnya, ada atmosfer yang berbeda dan tentunya tekanan yang lebih besar di partai final tersebut ketimbang laga-laga lainnya. Kendati demikian, laga-laga final tersebut telah memberinya banyak pelajaran yang membuatnya sukses sekarang.
Halep mendapatkan gelar juara grand slam pertamanya di ajang Prancis Open 2018. Kala itu ia menumbangkan petenis Amerika Serikat, Sloane Stephens, dengan skor 3-6, 6-4, 6-1. Berkat kemenangan tersebut, Halep pun menjadi lebih percaya diri dan termotivasi kala tampil di final grand slam. Hasilnya, kini gelar juara Wimbledon 2019 direbutnya usai mengalahkan Serena Williams.