“Saya sudah mengatakan setelah balapan bahwa ada sebagian dari ban yang hilang. Mereka menganalisanya dan itu tidak terjadi kepada semua pembalap. Mereka sekarang membantah apa yang terjadi. Seperti yang saya sudah tunjukkan, itu sangat berbahaya,” tutur Cal Crutchlow, melansir dari Motorsport, Jumat (21/6/2019).
“Saya ingin melihat orang lain berkendara selama 11 putaran penuh dalam kecepatan tinggi dengan ban yang berlubang sebesar ponsel di tengahnya. Tentu saja itu berpengaruh terhadap balapan saya,” imbuh pembalap berusia 33 tahun tersebut.
Cal Crutchlow bersikeras dirinya tidak menghantam apa pun di sirkuit sehingga ban berlubang. Karet ban perlahan-lahan justru terlepas meski motor dikendalikan secara normal.
(Fetra Hariandja)