BRACKLEY – Bos Tim Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, mengomentari gelaran F1 GP Kanada 2019 yang berlangsung dua pekan lalu. Menurutnya, perlombaan di seri ketujuh F1 2019 itu berjalan begitu sulit untuk Mercedes. Sebab, mereka dihadapkan dengan sejumlah masalah.
Pada gelaran F1 GP Kanada 2019, dua pembalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, harus dihadapi dengan masalah yang cukup pelik. Beberapa masalah bahkan telah dihadapi sejak sesi latihan bebas pertama.
BACA JUGA: Toto Wolff Kritik Aturan Baru yang Dibuat Penyelenggara F1
Bottas harus menghadapi masalah pada sistem bahan bakar mobilnya pada sesi latihan bebas 1. Tentu saja, kondisi ini memberi pengaruh kepada pembalap asal Finlandia itu sehingga tak bisa tampil optimal.
Sementara Hamilton, ia juga mengalami masalah pada mobilnya lantaran mengalami kebocoran hidraulik. Beruntung, para kru tim Mercedes dapat dengan sigap mengatasi masalah ini sehingga Hamilton bisa menjalani balapan dengan begitu apik. Wajahnya dapat bertengger di podium pertama.
Wolff sendiri sangat menyayangkan seluruh kondisi ini. Tetapi, ia menjadikannya sebagai pelajaran berharga karena dapat membuat tim lebih memahami kondisi mobil para pembalapnya. Wolff pun tentu saja berharap masalah serupa tidak akan terjadi saat melakoni balapan selanjutnya yang akan digelar di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, Minggu 23 Juni 2019 malam WIB.
"GP Kanada telah membangunkan kami. Setelah tampil dengan sangat baik di enam balapan pembuka, kami mengalami sejumlah masalah selama akhir pekan di sana. Hampir semua masalah terjadi karena kami sendiri, mulai dari masalah sistem bahan bakar pada mobil Valtteri di FP1 hingga kebocoran hidraulik di mobil Lewis yang harus kami perbaiki pada pagi hari sebelum balapan,” ujar Wolff, sebagaimana dikutip dari laman resmi Mercedes, Rabu (19/6/2019).
"Kami beruntung masalah terungkap ketika kami masih memiliki kesempatan untuk menyelesaikannya. Tetapi, kami tahu mereka dapat dengan mudah merusak akhir pekan kami dan itu tergantung pada keterampilan hebat dari mekanik kami sehingga bisa teratasi,” tukasnya.
(Djanti Virantika)