“Saya tidak ingin membuat kontroversi. Sangat jelas Marc Marquez mampu mengendarai motor itu dengan indah. Akan tetapi, Anda tentu melihat ada rencana cadangan (Plan B) untuk mengembangkan motor di area yang membuat saya kesulitan,” ujar Jorge Lorenzo, mengutip dari Tuttomotoriweb, Senin (10/6/2019).
“Saya pikir ini layak dilakukan oleh Honda dan jika dilakukan dengan benar pasti akan berbuah. Seratus persen hal itu akan bekerja untuk saya, tidak tahu yang lain, tetapi saya percaya mereka juga bisa. Ini adalah ide saya, dan menurut saya itu benar untuk mencoba melihat apa yang akan terjadi dengan Plan B,” papar juara dunia MotoGP tiga kali tersebut.
Salah satu aspek yang diyakini membuat Jorge Lorenzo kesulitan adalah posisi tempat duduk Honda. Masalah tersebut sempat menghampiri sang pembalap ketika hengkang ke Ducati pada 2017. Setelah 1,5 musim, problem posisi tempat duduk berhasil dipecahkan dan Lorenzo mulai menuai kemenangan untuk tim asal Bologna tersebut.
(Fetra Hariandja)