“Saya merasa bisa mengejarnya di banyak area pengereman, tapi Honda tampaknya sangat baik di trek lurus. Selain gaya balapnya yang mendukung, Marc tak benar-benar melakukan banyak kesalahan. Kalaupun melakukan kesalahan, ia tetap mampu melaju cepat,” ujar Milller, melansir dari laman Motorsport, Senin (27/5/2019).
“Ia ambil lebih sedikit risiko dan mampu menghemat ban. Itu faktor kunci, termasuk cara mengendalikan corner speed dan banyak hal lainnya. Jika sudah begini, satu-satunya yang bisa mengalahkan Marc adalah dirinya sendiri. Sangat sulit membekuk Marc. Ia sangat kuat, paket motornya juga sangat mendukung,” tandasnya.
(Fetra Hariandja)