LESMO – Pembalap penguji Repsol Honda, Stefan Bradl, turut mengomentari sulitnya Monster Energy Yamaha bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP dalam beberapa musim terakhir. Menurut Bradl, Yamaha tertinggal dua tahun dari Honda dan Mission Winnow Ducati dalam hal pengembangan motor sehingga itu menyulitkan mereka untuk bersaing.
Motor Yamaha, YZR-M1, hingga saat ini kerap bermasalah dengan ban yang terlalu cepat panas yang membuat cengkraman akan cepat hilang. Di samping masalah itu, Yamaha pun masih memiliki penyakit lama yakni pengaturan perangkat elektronik YZR-M1 yang hingga saat ini belum ada obatnya.
Bradl menyebut kualitas motor Yamaha yang tak sebagus kuda besi Honda dan Ducati amat merugikan kedua pembalapnya, Maverick Vinales dan Valentino Rossi. Akan tetapi, Bradl menilai Rossi lebih dirugikan karena ia yang telah berusia 40 tahun masih amat berhasrat meraih gelar juara MotoGP sebelum pensiun.
BACA JUGA: Andaikan Tak Kecelakaan, Meregalli Percaya Vinales Bisa Podium di Le Mans