“Jika saya mengendarai di lintasan basah seperti di FP3, maka kami pasti bisa sangat kompetitif. Motor telah banyak berubah ketika menggunakan set-up di tengah hujan. Saya juga merasa jauh lebih baik di tikungan masuk dan karenanya dapat juga membuat lebih banyak tekanan,” terang Vinales, mengutip dari Speedweek, Minggu (19/5/2019).
“Kami memiliki segalanya untuk memimpin. Akan tetapi, misinya sekarang harus menjadi pembalap Yamaha terbaik. Potensinya bagus, namun saya sangat kecewa dengan posisi kami untuk (balapan) nanti,” lanjut Vinales.
(Fetra Hariandja)