BAKU – Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, mengaku kebingungan dengan strategi timnya saat mengaspal di Formula One (F1) GP Azerbaijan 2019. Sebab, teknisi tim asal Italia tersebut baru memanggilnya untuk mengganti ban di pit pada lap ke-31 yang dinilai sangat terlambat.
Charles Leclerc memulai balapan dengan ban medium sehingga bisa lebih lama berada di lintasan. Hal itu cukup membantunya untuk memimpin lomba pada putaran ke-13 ketika pembalap lain masuk pit untuk mengganti ban.
Akan tetapi, Ferrari tetap membiarkan anak muda asal Monaco itu terus melaju dengan ban yang mulai kehilangan daya cengkeram demi menahan duo Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas. Keputusan itu diduga sengaja diambil agar rekan setim Leclerc, Sebastian Vettel, bisa mengejar Bottas dan Hamilton.
(Baca juga: Leclerc Evaluasi Diri Penampilan di F1 GP Azerbaijan 2019)