“Entah kenapa, sejak saya mengemudikan mobil generasi baru, saya selalu kuat di laju long-run, sehingga saya fokus pada laju satu lap. Namun, dengan mobil tahun ini, saya merasa tidak punya kecepata,” jelas Kubica, seperti disadur dari Motorsport, Senin (15/4/2019).
“Saya tidak mendapatkan cengkeraman. Saya sempat mengira bisa berbuat sesuatu saat kualifikasi karena waktu itu cengkeraman dari ban terasa lebih kuat. Tetapi saya tidak bisa melakukan apa yang dilakukan pembalap-pembalap di depan saya, atau bahkan George,” sambungnya.
“Jadi ini terasa benar-benar aneh sekali. Saya mencoba segalanya, tetapi ketika Anda tidak punya cengkereman, Anda tidak bisa menciptakan sihir di olahraga ini,” tuntas pembalap berkebangsaan Polandia tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)