MUNDERFING – Pembalap KTM Red Bull, Pol Espargaro, membela rekan setimnya, Johann Zarco, yang sedang menghadapi masa sulit di MotoGP 2019. Zarco baru saja menerima kritik dari Direktur Tim KTM, Pit Beirer, atas penampilan buruknya di dua balapan pertama musim ini.
Pol menilai kritik yang diterima Zarco dari Beirer sebagai hal yang wajar. Pol pun mengaku mendapatkan perlakuan serupa dari Beirer pada musim lalu. Pol mengungkapkan bahwa dia dan Bradley Smith (sekarang pembalap penguji KTM) dikritik Direktur Tim KTM itu karena dinilai belum memberikan hasil maksimal di setiap balapan.
Kritik yang diberikan itu tentu saja berat bagi setiap pembalap. Akan tetapi, Pol menilai kritik itu jadi salah satu pemicu baginya untuk tampil apik di setiap balapan. Puncaknya Pol mampu memenangkan MotoGP Valencia 2018. Hal yang sama pun diharapkan Pol terjadi kepada Zarco.
BACA JUGA: Jelang MotoGP Amerika 2019, Zarco Pamer Kebolehan Main Wall Climbing
“Pit (mengkritik) saya dan Bradley (Smith) tahun lalu kemudian melakukan (hal yang sama) terhadap Johann (Zarco), tetapi apa yang Pit katakan adalah untuk mencoba dan membuat kami lebih baik. Kami perlu membawanya ke arah itu, bukan dengan cara lain. Yang pasti Johann butuh waktu untuk beradaptasi dengan motor dan saya yakin dia sangat cepat,” ujar Pol, seperti yang dikutip dari Motorsport, Rabu (10/4/2019).
“Dia mendapatkan pole position di Qatar tahun lalu dan dapatkan podium di sini (MotoGP Argentina 2018) jadi kami tidak bisa mengatakan bahwa Johann bukan pembalap yang baik. Kami semua harus ingat bahwa Johann berada di puncak level yakni MotoGP. Dia butuh waktu, dia akan tiba,” pungkasnya.
(Andika Pratama)