“Itu akan menjadi balapan lain di mana saya harus mengincar 10 besar. Saya yakin pengembangan motor hingga Mei nanti akan mengonfirmasi kalau kami bisa bertarung untuk posisi 10, tetapi saya tidak bisa menargetkan podium,” ujar Johann Zarco, mengutip dari Tuttomotoriweb, Minggu (24/3/2019).
“Saya tidak bisa bermimpi karena saya menjadi bagian dari proyek pengembangan. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi di tiga balapan berikut,” imbuh mantan pembalap Yamaha tersebut.
Dukungan Zarco buat Fabio Quartararo mengandung alasan logis. Sebab, pembalap debutan di MotoGP tersebut memakai motor yang lebih kompetitif, yakni YZR M-1 milik Yamaha meski dengan spesifikasi B alias tidak sama dengan tim pabrikan.
(Fetra Hariandja)