Andalkan Pembalap Muda, Strategi Suzuki Dipertanyakan

Hendry Kurniawan, Jurnalis
Sabtu 23 Februari 2019 06:37 WIB
Tim Suzuki Ecstar (Foto: Twitter Suzuki)
Share :

DOHA – Tim Suzuki Ecstar akan mengandalkan dua pembalap muda dalam gelaran MotoGP 2019, yakni Alex Rins dan Joan Mir. Pemasangan kedua pembalap tersebut sejatinya telah direncanakan sejak tahun lalu. Akan tetapi, keputusan Suzuki tersebut justru dipertanyakan oleh pengamat MotoGP, Carlo Pernat.

Pernat sebenarnya memuji perkembangan motor balap Suzuki yang telah melonjak pesat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurut Pernat, dengan kualitas motor balap yang sekarang, Suzuki akan mampu bersaing dengan tim pabrikan lainnya untuk memenangkan balapan.

(Baca juga: Dovizioso: Terlalu Dini untuk Memahami Kekuatan Lawan di MotoGP 2019)

Kendati demikian, Pernat menyayangkan karena sebagai tim pabrikan, Suzuki tidak dihuni oleh para pembalap yang berpengalaman. Ia tidak menampik kalau strategi Suzuki yang memikirkan hingga jangka panjang adalah sesuatu yang bagus. Para pembalap muda tersebut bisa mendapat banyak pengalaman, sehingga beberapa tahun kemudian mereka mampu berkompetisi dalam perebutan gelar.

Akan tetapi, untuk saat ini para pembalap tersebut jelas kalah saing dari rider yang lebih senior. Rins memang telah menunjukkan tajinya di MotoGP 2018, utamanya jelang berakhirnya musim kompetis. Meski begitu, Mir jelas bukan favorit jika harus bersaing dengan Andrea Dovizioso atau Marc Marquez.

“Satu-satunya hal yang saya tidak mengerti adalah bahwa mereka terus mengandalkan pemuda. Itu kebijakan yang tepat, namun ada kalanya Anda harus melangkah lebih jauh. Jika Anda tahu bahwa Anda memiliki motor pemenang, maka Anda juga harus mendapatkan pembalap pemenang,” ucap Pernat, menyadur dari Speedweek, Sabtu (23/2/2019).

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya