Meraka juga menyadari jika pertahanan di gim kedua tidak sebaik saat bermain di gim pertama. Akibatnya, setelah mampu menyamakan kedudukan menjadi 10-10 mereka tak mampu berbuat banyak dan harus rela kalah di gim kedua dengan skor cukup jauh 11-21.
“Kami kalah kecepatan, pertahanan kami pun kurang rapat. Dari kedudukan 10-10, mereka terus menurunkan bola, dan posisi kami susah karena kena serang terus, maereka lebih kencang," ujar Hendra, melansir dari laman resmi PBSI, Senin (28/1/2019).
“ Mereka (Kevin/Marcus) memang polanya seperti itu, mereka bermain dengan lebih cepat dan mematikan,” tambah Ahsan
(Fetra Hariandja)