MONTE CARLO – Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, sempat pesimis bisa kembali balapan di ajang MotoGP. Hal ini dirasakan Crutchlow lantaran cedera yang dideritanya cukup parah sehingga dikhawatirkan kondisinya tidak lagi mampu kembali normal.
Jelang berakhirnya gelaran MotoGP 2018, Crutchlow memang didera cedera yang cukup hebat. Kecelakaan yang dialami saat melakoni sesi latihan bebas di MotoGP Australia 2018 telah membuat pergelangan kaki Crutchlow patah. Akibat parahnya luka yang diderita, pembalap asal Inggris itu pun harus absen hingga gelaran MotoGP 2018 berakhir.
Setelah operasi dilakukan, Crutchlow mengaku sempat tak yakin bisa kembali membalap di ajang MotoGP. Ia bahkan ragu bisa tampil kompetitif dengan kondisinya saat ini. Tetapi, pemikiran tersebut lama-kelamaan meluntur. Semangat kembali tumbuh dalam dirinya lantaran melihat proses pemulihannya berjalan dengan baik.
BACA JUGA: Bos LCR: Crutchlow Layak Bersaing untuk Gelar Juara
"Saya sudah menjalani masa-masa sulit selama tiga bulan. Ada saat-saat ketika saya dengan jujur percaya tidak akan pernah bisa mengendarai motor lagi. Tetapi, saya selalu memiliki keinginan untuk melanjutkan latihan dan fisioterapi. Dalam pikiran saya, saya ingin tetap kompetitif dan mengendarai MotoGP lagi. Saya tidak pernah menyerah," ujar Crutchlow, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Jumat (25/1/2019).
"Jangan salah sangka, ada saat ketika saya pikir pergelangan kaki saya tidak akan pernah membaik. Ada begitu banyak tulang buatan di kaki dan itu masih sangat bengkak. Mungkin butuh satu tahun sebelum semuanya kembali. Tapi, saya bisa mengendarai motor lagi. Saya tidak tahu seberapa cepat dan kompetitif saya," tukasnya.
(Djanti Virantika)