“Kesempatan untuk menjalani tantangan baru menghampiri dan saya langsung memutuskan mengambilnya. Agak sulit mengucap selamat tinggal ke Maranello, tetapi tim ini berasal dari Faenza, surganya sepeda motor dan wilayah yang melahirkan pembalap pemenang seperti Capirossi, Reggiani, dan Dovizioso,” tutur Massimo Rivola, dilansir dari Tuttomotoriweb, Jumat (18/1/2019).
“Kepada Mattia Binotto (Prinsipal Scuderia Ferrari), saya berharap Anda dapat bekerja dalam kedamaian, yang sangat sulit didaptkan di Maranello,” imbuh pria berusia 47 tahun itu.
Massimo Rivola memang baru ditunjuk menjadi CEO Aprilia Gresini pada awal Januari 2019 untuk menggantikan Romano Albesiano. Meski begitu, Albesiano tidak ditendang begitu saja, melainkan diangkat sebagai Direktur Teknis Aprilia Gresini Racing.
(Fetra Hariandja)