“Hasil-hasil yang diraih oleh Petrucci, Miller, dan Bagnaia akan menjadi dasar penilaian kami untuk satu kursi pembalap di MotoGP 2020. Pecco (Francesco Bagnaia) menjalani musim luar biasa di Moto2. Kami sedikit berjudi dengan memberinya kontrak pada Januari 2018 karena ingin memikirkan masa depan dan sejauh ini keputusan kami benar,” ujar Paolo Ciabatti, dilansir dari Tuttomotoriweb, Senin (14/1/2019).
“Musim depan dia akan memakai motor Desmosedici GP18. Kami berharap Desmosedici GP19 akan lebih baik, tetapi motor musim lalu sangat kompetitif. Pecco akan belajar dengan cepat bersama Miller sebagai mentornya. Kami punya tiga kandidat pembalap hebat untuk memperebutkan satu kursi untuk musim balap MotoGP 2020,” imbuh pria asal Italia itu.
Ciabatti beberapa waktu lalu mengatakan, Ducati harus memastikan kedua pembalap yang direkrut di tim pabrikan punya kapasitas untuk memenangi balapan. Pembalap utama, yakni Andrea Dovizioso, sudah membuktikan hal tersebut sejak 2016 dan kini tantangan harus dijawab oleh Danilo Petrucci.
(Fetra Hariandja)