“Dia tidak punya cukup keberanian untuk melakukannya. Dia tidak cukup berani untuk datang ke MMA dan bertarung,” ujar Ali Abdelaziz, dinukil dari Sportskeeda, Sabtu (29/12/2018).
“Tinju adalah semi-sport. Sementara MMA adalah olahraga untuk laki-laki yang sebenarnya. Floyd bukan seorang petarung sesungguhnya, dia hanya atlet. Khabib adalah petarung sejati,” imbuh Abdelaziz.
Masa depan Khabib Nurmagomedov sendiri masih belum jelas usai terlibat perkelahian di UFC 229 dengan tim Conor McGregor pada 7 Oktober 2018. Pria berjuluk Si Elang itu masih memikirkan sejumlah opsi, termasuk pindah disiplin olahraga.
(Fetra Hariandja)