ARAGON – Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengakui kalau MotoGP musim 2018 tidak berjalan baik untuknya. Namun, segala pengalaman, buruk maupun baik, menjadi sebuah pelajaran berharga untuknya pada tahun penuh kedua bersama Yamaha.
Walau begitu, Vinales mengatakan dirinya berada di bawah tekanan selama memperkuat Yamaha. Sebab, pabrikan asal Iwata, Jepang, itu merekrutnya untuk memenangkan gelar juara dunia MotoGP, bukan hanya untuk sekedar finis ke-10.
(Baca juga: Rossi: Vinales Tidak Beruntung dengan Yamaha)
Sebagaimana diketahui, Vinales pindah dari Suzuki ke Yamaha pada 2017. Selama memperkuat pabrikan berlogo garpu tala itu, pembalap berusia 23 tahun tersebut sudah menyabet tiga kemenangan, yakni di Qatar, Argentina, dan Prancis yang semuanya terjadi pada 2017. Musim ini, ia masih paceklik kemenangan.