Zarco Nilai Konflik Rossi-Marquez Hal yang Rumit

Hendry Kurniawan, Jurnalis
Sabtu 21 April 2018 03:21 WIB
Pembalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco (Foto: Laman resmi MotoGP)
Share :

Alih-alih ikut menghakimi Race Direction, Zarco justru menilai kalau permasalahan yang terjadi sekarang ini adalah hal rumit. Pembalap asal Prancis itu tentunya mengacu kepada berbeda-bedanya hukuman yang diberikan kepada masing-masing rider. Zarco lantas mengingatkan insiden kali ini dengan kasus Rossi-Marquez di Sepang pada 2015.

“Hal-hal berubah di dalam Race Direction? Saya tidak tahu. Kami bersentuhan pada dua dewa. Kami memiliki Vale, yang merupakan dewa pertama, dan sekarang Marc menjadi dewa lainnya karena dia melakukan hal-hal luar biasa,” jelas Zarco, seperti diwartakan Crash, Sabtu (21/4/2018).

“Jadi dia (Marquez) mendapatkan hukuman di Argentina dan tidak memperoleh poin. Ini mungkin hal terburuk baginya mengenai balapan itu. Namun, jika kami mengingat pada kasus 2015 di Malaysia, pastinya itu balapan yang aneh. Vale menendang Marc dan apa hukumannya?” lanjutnya.

“Casey Stoner mengatakan bahwa biasanya itu akan membuat black flag keluar, namun dia menyelesaikan balapan di podium dan mereka mengatakan, seperti ingin memiliki solusi politik, ‘Oke, Anda memulai dari posisi terakhir di Valencia.’ Namun, mengetahui kecepatannya, pastinya dia akan finis di posisi keempat,” tutup Zarco.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya