Pedrosa Berpotensi Absen di MotoGP Amerika Serikat 2018

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis
Rabu 11 April 2018 16:43 WIB
Pembalap Tim Repsol Honda, Dani Pedrosa (Foto: Alain Jocard/AFP)
Share :

AALST - MotoGP Seri Argentina pekan lalu harusnya bisa menjadi momentum bagi pembalap Tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, untuk membuktikan dirinya masih layak diperhitungkan bersama pabrikan asal Jepang tersebut. Akan tetapi, Pedrosa justru mengalami insiden yang mengharuskan dirinya tidak bisa melanjutkan balapan.

Aksi pembalap Tim Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco, yang menyebabkan Pedrosa terjatuh pada lap pertama. Saat itu Zarco mencoba menyalip Pedrosa di tikungan. Akan tetapi, usaha Zarco tersebut membuat Pedrosa melebar dan akhirnya terjatuh.

Akibat insiden di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina itu, Pedrosa mengalami cedera pada pergelangan tangan kanannya. Pembalap berumur 32 tahun lalu itu terbang ke Barcelona untuk proses pemulihan cederanya tersebut.

Namun, Dokter yang menangani cedera pedrosa mengatakan, lengan kanan pembalap berpaspor Spanyol itu harus dioperasi untuk menghindari risiko yang lebih parah. Dengan begitu, kemungkinan besar pembalap kelahiran Sabadell, Spanyol akan melewati balapan seri ketiga MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Austin, Amerika Serikat, pada Senin 23 April 2018 dini hari WIB.

BACA JUGA: Yamaha Belum Ajukan Keluhan Secara Resmi Terkait Insiden dengan Marquez

Pedrosa mengaku kesal atas kejadian yang menimpanya di Argentina. Menurutnya, Race Direction harus bisa menjamin keselamatan semua rider. Dirinya juga menyayangkan keputusan panitia yang tidak memberikan hukuman kepada Zarco atas kejadian tersebut.

"Tidak banyak yang bisa dikatakan tentang balapan. Saya pikir kami melakukan pekerjaan hebat selama akhir pekan dan saya mengemudi dengan baik. Balapan saya berakhir sebelum menyelesaikan putaran pertama. Race Direction seharusnya menjamin keselamatan semua pembalap. Saat ini saya memiliki banyak rasa sakit di pergelangan tangan kanan saya," ujar pedrosa dikutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (11/4/2018).

Sete Gibernau, konsultan teknis untuk Pedrosa juga ikut gusar atas kejadian tersebut. Mantan pembalap Repsol Honda itu juga menjelaskan, MotoGP bukan olahraga yang memerlukan kontak fisik. Regulasi yang jelas juga sangat diperlukan untuk menghindari kejadian seperti ini terulang di lintasan.

BACA JUGA: Marquez Takkan Ubah Gaya Balap meski Diprotes Rossi

“Harus ada pembicaraan yang lebih lanjut dengan Race Direction untuk menghindari kejadian-kejadian seperti ini. Kita membutuhkan regulasi yang jelas. Semuanya harus berkerja sesuai begian masing-masing untuk menciptakan peraturan yang lebih mudah dipahami,” tutup Gibernau.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya