Miller Sempat Kehilangan Fokus karena Kekacauan Marquez di Grid

Djanti Virantika, Jurnalis
Senin 09 April 2018 21:15 WIB
Jack Miller. (Foto: AFP)
Share :

SANTIAGO DEL ESTERO – Pembalap Tim Pramac Ducati, Jack Miller, mengaku sempat kehilangan fokus saat melakoni balapan di seri kedua MotoGP 2018 yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Senin (9/4/2018). Miller mengaku sempat terganggu oleh masalah yang dialami pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez.

Menurut Miller, semua masalah di MotoGP Argentina terjadi karena insiden matinya mesin motor Marquez di grid. Setelah itu, berbagai insiden bertubi-tubi dialami para pembalap lainnya sepanjang melakoni balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

Meski tak mengalami insiden secara langsung, Miller mengaku tetap mendapat dampak dari keributan yang terjadi di grid. Karena masalah tersebut, Miller sempat kehilangan fokus dan tidak dapat melakoni balapan dengan baik.

BACA JUGA: Marquez Bingung atas Ride Through Penalty yang Diterimanya

Akibatnya, Miller pun tidak bisa mempertahankan keunggulannya hingga garis finis. Pembalap asal Australia itu hanya dapat bertengger di posisi keempat MotoGP Argentina 2018 dengan catatan waktu 40 menit 40,732 detik.

Hal ini pun sangat disayangkan oleh Miller. Sebab, dirinya sudah memasang target yang cukup tinggi setelah berhasil meraih posisi pertama di sesi kualifikasi. Namun sayang, pole position yang diraihnya di MotoGP Argentina 2018 tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap torehannya. Miller pun harus kehilangan peluang untuk meraih podium pertamanya pada musim ini.

"Saya berusaha untuk tetap fokus, terutama di lap pertama, setelah semua keributan terjadi di grid dan insiden lainnya di sepanjang balapan. Saya hanya mencoba untuk menjaga emosi saya dan menjadi dewasa,” ujar Miller, sebagaimana dikutip dari Autosport, Senin (9/4/2018).

BACA JUGA: Manajer Repsol Honda Beri Pembelaan atas Aksi Brutal Marquez

"Saya merasa telah melakukan hal yang benar. Kami tidak bisa mengatakan bahwa ada orang lain yang melakukan kesalahan, tetapi rasanya aneh berada di grid ketika 24 pembalap lainnya tidak ada. Rasanya sungguh berbeda,” lanjutnya.

"Kemudian, hujan mulai turun lagi dan saya hanya berpikir ini akan menjadi mimpi buruk! Dan benar saja, tak lama kemudian motor Marc (Marquez) berhenti di grid. Sejak itu, kekacauan terjadi di mana-mana,” tukas pembalap berusia 23 tahun itu.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya