FAENZA – Pembalap Toro Rosso, Pierre Gasly, mengatakan Honda memiliki rencana yang sangat besar untuk melakukan pengembangan mesin pada musim 2018. Produsen mesin asal Jepang tersebut ingin membuktikan diri bahwa mereka mampu menciptakan mesin balap yang tepat di Formula One (F1).
Honda kini telah memasuki musim keempat di F1. Namun, mereka masih berjuang untuk menemukan komposisi mesin yang tepat sejak era mesin hybrid V6 turbo. Tim asal Negeri Sakura tersebut bahkan sama sekali belum mencatatkan hasil yang baik saat bermitra dengan McLaren.
Serangkaian masalah seperti kesalahan bentuk tangki bahan bakar, gangguan elektronik, kerusakan gearbox dan kegagalan kinerja mesin turut menjadi mimpi buruk Honda dan McLaren sejak musim 2014.
Namun setelah beralih menuju Toro Rosso untuk memulai balapan musim 2018, Honda telah menikmati beberapa kemajuan dalam hal keandalan dalam pengujian pramusim. Meski demikian, mereka harus kembali berjuang untuk lebih kompetitif karena masih gagal lolos dari Q1 dengan salah satu mobilnya dalam balapan di Australia.
Selain itu Gasly juga harus gagal finis karena mengalami masalah pada MGU-H, sementara rekan setimnya, Brandon Hartley hanya mampu finis di urutan ke-15 dengan selisih satu putaran dari pembalap Ferrari, Sebastian Vettel yang meraih podium pertama.